Balaikliring Keanekaragaman Hayati Nasional KLH

English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)
Home Jawa

Puspa Langka

E-mail Cetak PDF

PADMA RAKSASA

Latar Belakang

Padma Raksasa ini merupakan bunga terbesar di dunia, yang juga termasuk kategori langka. Keunikan tumbuhannya adalah hanya merupakan miselium yang memparasit tumbuhan inang,  tidak berdaun tetapi dapat menghasilkan bunga yang berukuran sangat besar. Tumbuhan asli Indonesia ini hanya dapat dijumpai di Sumatera dan Kalimantan. Karena persebarannya terbatas,  terdapat dalam jumlah sedikit dan jarang dijumpai maka Padma Raksasa ini digolongkan dalam status rawan (vulnerable). Dengan memilih tumbuhan ini sebagai Puspa Langka, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk dapat menjaga kelestariannya. Bunga Padma Raksasa ini ditemukan oleh rombongan Sir Stamfort Raffless (Gubernur East India Company di Sumatera dan Jawa) dan Dr. Joseph Arnold, seorang naturalis yang mengadakan ekspedisi di Bengkulu pada tanggal 20 Mei 1818. Nama Rafflesia Arnoldi berasal dari nama kedua orang tersebut, nama ini dipilih oleh Robert Brown.

Pertelaan

Bunga berrumah dua (bunga jantan dan bunga betina terpisah), berdiameter mencapai 100 cm, berwarna merah coklat dan kasar permukaannya. Kuncup bunga yang berukuran ± 5 cm memerlukan waktu sekitar 9 bulan untuk mekar. Masa mekarnya hanya 4 hari, dan setelah diserbukkan oleh serangga, diperlukan waktu kira-kira 7 bulan untuk menjadi buah. Buah yang terbentuk akan berisi ribuan biji-biji berbentuk bulat panjang berukuran kurang dari 0,5 mm.

Ekologi

Padma Raksasa adalah tumbuhan parasit sejati (tidak berdaun, tidak berbatang dan tidak berakar) pada batang ('akar') tumbuhan inang Tetrastigma coriaceum, Cissus serrulata dan C. scariosa. Pada umumnya dijumpai pada batang yang menjalar dipermukaan tanah di hutan primer maupun hutan yang agak terganggu pada daerah yang bergelombang maupun lereng dan selalu di bawah naungan. Ditemukan pada ketinggian 500 - 1000 m dpl.

Musim Berbunga

Musim berbunganya sepanjang tahun, akan tetapi sangat tergantung dari kondisi lingkungannya.

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 15 Juni 2010 19:41 )